Asal Mula Desa Burikan, Sumberadi, Sleman

Berangkat dari penasaran mengikuti langkahku untuk menemuimu yang baru beristirahat dengan tenang di surgamu.

Salam dan Doa, aku berikan padamu Kyai Burik dan Nyai Burik.
Beliau berdua ini yang babat alas tanah Burikan ini.

Pada suatu ketika kampung Burikan ini mendapat cobaan bencana berupa musibah semua pohon kelapa di desa Burikan ini mranggas di makan ulat sehingga tinggal lidi saja sedangkan penduduk Burikan berpenghasilan dari menderes kelapa dan diolah menjadi gula jawa.

Dengan melakukan ritual mengelilingi kampung Burikan-Senden-Jetis-Warak dan kembali ke Burikan di tengah malam dengan selalu berdoa serta ridho alloh dan kesaktian kyai Burik berupa Duwung/Keris bernama”Bali Reges”.
Dengan keris dan Luwuk yang sebelumnya di jamas dulu bukan dengan bunga dan air tetapi dengan Jadah dan wajik.
Ahli waris yang menyimpan keris Bali Reges dan luwuk sampai kini dari Mulyorejo(meninggal) di lanjut Joko(canggah dari Kyai Burik).

Kegiatan menghilangkan prahara itu sampai kini tetap berlangsung oleh penduduk setempat dengan kenduri dan nanggap wayang sebagai penghormatan kepada beliau

(Sumber: Mardi Utomo)

BAGIKAN ARTIKEL INI
error

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *